FIK Ornop Sulsel Rapat Tahunan II, Bahas UU Desa dan Inovasi Pemerintah

FIK Ornop Sulsel Rapat Tahunan II, Bahas UU Desa dan Inovasi Pemerintah

MAKASSAR, fikornopsulsel.org – Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non-Pemerintah (FIK-Ornop) Sulsel mengadakan rapat tahunan II, di Balai Pendidikan Kota Makassar, Selasa (17/1/2017). Rapat untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan FIK Ornop periode 2014-2017.

Pimpinan sidang rapat yakni Direktur Yayasan Jati, Burhan, yang juga ketua KPU Pangkep, Ratna Kahali mewakili LBH Makassar, dan Direktur LPMI Bone Syamsul Rijal.
Burhan sebagai ketua pimpinan sidang.

Koordinator FIK Ornop Sulsel, Asram Jaya, dalam rilisnya kepada tribun-timur.com, rapat dihadiri seluruh lembaga anggota FIK Ornop Sulselbar yang berjumlah 48 lembaga.

“Selain evaluasi, rapat juga membahas agenda satu tahun ke depan, isu yang dibahas menyangkut pelayanan publik dalam pemenuhan hak dasar warga dan implementasi UU Desa,” kata Asram Jaya kepada tribun-timur.com.

Sebagai forum NGO, kata Asram, FIK dan lembaga anggotanya mengidentifikasi peran untuk mendorong perubahan dan inovasi serta sinergisitas antarstakeholder.

“Isu pelayanan publik dan implementasi undang-undang desa menjadi prioritas dalam rapat tahunan ini, dikarenanakan peran pemerintah dianggap belum maksimal.”
Penyebabnya menurut Asram, prespektif dan inovasi di tingkat pemerintah belum terbangun dan berjalan.

Fokus pemerintah lebih cenderung pada proses politik, dan berkutat pada soal-soal pemilihan kepala daerah.
“Beberapa rekomendasi yang dilahirkan dalam rapat tahunan ini antara lain pemanfaatan jejaring, penguatan kapasitas, mendorong inovasi dan penguatan di tingkat warga dalam isu pelayanan publik dan implementasi UU Desa,” ujar Asram.

Asram Jaya, melalui pembacaan laporan pertanggungjawaban, menyampaikan bahwa FIK Ornop Sulsel saat ini secara programatik tengah mendampingi empat desa di dua kabupaten: Takalar dan Wajo.

“Kami mendampingi keempat desa ini untuk menyiapkan database dan menerapkan transparansi pengelolaan pemerintahan desa.”

Ke depan, lanjut Asram, FIK Ornop Sulsel tetap akan mendorong kegiatan-kegiatan advokasi utamanya terkait kebijakan publik.

“Kita tetap akan melakukan pemantauan dan pengawasan pembangunan , serta mendorong kebijakan yang baik dan berpihak pada hak dasar warga,” tutur Asram. (*)

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2017/01/17/fik-ornop-sulsel-rapat-tahunan-ii-bahas-uu-desa-dan-inovasi-pemerintah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *